Mohamad Oemar
Mohamad Oemar | |
|---|---|
Potret resmi sebagai Duta Besar Indonesia untuk Prancis | |
| Duta Besar Indonesia untuk Prancis ke-20 | |
| Presiden | Joko Widodo Prabowo Subianto |
| Pendahulu | Arrmanatha Christiawan Nasir |
| Kepala Sekretariat Wakil Presiden | |
| Presiden | Susilo Bambang Yudhoyono Joko Widodo |
| Pendahulu | Tursandi Alwi |
| Pengganti | Ahmad Erani Yustika |
| Duta Besar Indonesia untuk Italia ke-18 | |
| Presiden | Susilo Bambang Yudhoyono |
| Pendahulu | Susanto Sutoyo |
| Pengganti | August Parengkuan |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 11 November 1961 |
| Profesi | Diplomat |
Mohamad Oemar (lahir 11 November 1961) adalah seorang diplomat Indonesia. Saat ini beliau bertugas sebagai Duta Besar Republik Indonesia Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) untuk Republik Prancis dan diakreditasikan pula untuk Kepangeranan Andorra, Kepangeranan Monako, dan Organisasi Perserikatan Bangsa Bangsa untuk Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization/UNESCO). Duta Besar Oemar dilantik pada 25 Oktober 2021 oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta.
Ia pernah menduduki jabatan sebagai Duta Besar Republik Indonesia Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) untuk Republik Italia pada 2009-2010. [1]
Ia pernah menduduki jabatan Wakil Kepala Perwakilan RI di Beijing, Tiongkok pada 2006-2009. Ia juga pernah bekerja di Jenewa, Swiss hingga Belgia.
Pada 2011, ia diangkat menjadi Sekretaris Wakil Presiden (Seswapres).[2] Ia kemudian menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Prancis dan Delegasi Tetap Indonesia untuk UNESCO.[3]
Karier
[sunting | sunting sumber]- Duta Besar Republik Indonesia Luar Biasa Berkuasa Penuh untuk Republik Prancis, Kepangeranan Andorra, Kepangeranan Monako, dan UNESCO
- Kepala Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia (2010-2021)
- Duta Besar Republik Indonesia Luar Biasa Berkuasa Penuh untuk Republik Italia, Republik Malta, Republik Siprus, FAO, IFAD, UNCHS, dan UNIDROIT (2009-2010)
- Wakil Kepala Perwakilan, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (2006-2009)
- Direktur Perdagangan Multilateral dan Industri, Kementerian Luar Negeri (2004-2006)
- Kepala Subdirektorat ECOSOC, Direktorat Ekonomi Pembangunan PBB dan Lingkungan Hidup, Kementerian Luar Negeri (2000-2002)
- Koordinator Fungsi Ekonomi II, Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk PBB, WTO, dan Organisasi Internasional lainnya di Jenewa (1996-2000)
- Kepala Seksi Administrasi dan Keuangan, Direktorat Kerja Sama Ekonomi Multilateral, Kementerian Luar Negeri (1995-1996)
- Kepala Seklsi Lingkungan Hidup, Direktorat Kerja Sama Ekonomi Multilateral, Kementerian Luar Negeri (1994-1995)
- Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya, Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belgia di Brussels (1990-1994)
Pendidikan
[sunting | sunting sumber]- Master in Political Sciences: International Relations and Strategic, Universite Libre de Bruxelles, Belgia (1993)
- Sarjana (Drs) dalam Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada (1986)
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ antaranews.com (2009-01-30). "Presiden Lantik 15 Duta Besar Baru". Antara News. Diakses tanggal 2025-04-21.
- ↑ "Mohamad Oemar, Kangen Mie Tek-tek Gara-gara Lama di Luar Negeri". detiknews.
- ↑ "Dubes Mohamad Oemar Bangga RI Jadi Dewan Eksekutif UNESCO". Rakyat Merdeka.