Lompat ke isi

Muhammad Sarmuji

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Muhammad Sarmuji
Menteri Perindustrian Indonesia ke-26
Mulai menjabat
1 Oktober 2026
PresidenPrabowo Subianto
WakilFaisol Riza
PendahuluAgus Gumiwang Kartasasmita
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Masa jabatan
1 Oktober 2014 – 1 Oktober 2026
Ketua DPRSetya Novanto
Ade Komarudin
Bambang Soesatyo
Puan Maharani
Daerah pemilihanJawa Timur VI
Mayoritas57.586 (2014)
137.110 (2019)
183.045 (2024)
Sekretaris Jenderal Partai Golongan Karya
Mulai menjabat
22 Agustus 2024
Ketua UmumBahlil Lahadalia
PendahuluLodewijk Freidrich Paulus
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur
Masa jabatan
3 Maret 2020 – 13 Mei 2025
Ketua UmumAirlangga Hartarto
Bahlil Lahadalia
PendahuluZainudin Amali
PenggantiAli Mufthi
Informasi pribadi
Lahir10 Juni 1974 (umur 52)
Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Suami/istriLuluk Maknuniah
Anak3
Pendidikan

Muhammad Sarmuji (lahir 10 Juni 1974) adalah politikus Indonesia dari Partai Golongan Karya yang menjabat sebagai Menteri Perindustrian Indonesia sejak 1 Oktober 2026 dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya, ia merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari daerah pemilihan Jawa Timur VI selama tiga periode sejak 2014 hingga 2026.[1][2] Terpilih pada usia 40 tahun dari Daerah Pemilihan (dapil) Jatim VI. Sarmuji memulai perjalanan politiknya dengan menjadi anggota dari organisasi sayap Partai Golkar yaitu Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG). Sarmuji sempat menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jendral AMPI dari 2003-2008 dan menjadi Sekretaris Jenderal DPP AMPG dari 2010. Sebelumnya Sarmuji adalah koordinator Staf Ahli fraksi partai Golkar DPR-RI.

Lahir di Surabaya, Jawa Timur, Sarmuji menempuh pendidikan dari SD hingga SMA di Kota Surabaya. Setelah lulus dari SMA, ia masuk ke Universitas Jember, Jember, pada 1992. Di kampus ini ia belajar di Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi hingga lulus pada 2000.

Sarmuji melanjutkan pendidikannya di Program Pascasarjana Universitas Indonesia dan meraih gelar master bidang administrasi bisnis pada 2006.

Kiprah Sarmuji di kancah politik dimulai di organisasi gerakan mahasiswa. Ia bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), karier terakhir di HMI adalah Ketua Bidang PPN Pengurus Besar HMI.

Anggota DPR RI

[sunting | sunting sumber]

Sarmuji terpilih menjadi anggota DPR RI pada Pemilu 2014 dari daerah pemilihan Jawa Timur VI yang meliputi Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Tulungagung dengan meraih suara sebanyak 57.586 suara.

Di DPR RI, Sarmuji duduk sebagai anggota Komisi VI - Perdagangan, Perindustrian, Investasi, Koperasi, UKM & BUMN, Stadarisasi Nasional. Sarmuji dipindah ke Komisi IX DPR-RI di bulan april 2015 pada pergantian komisi di Fraksi Partai Golkar.[pranala nonaktif permanen] Kemudian saat pergantian ketua DPR dilakukan lagi rotasi di tubuh fraksi golkar dan menugaskan Sarmuji di komisi XI yang membidangi keuangan dan perbankan.

Terpilih Kembali sebagai anggota DPR RI dari dapil Jawa Timur VI dengan perolehan suara 137.110[3]

Pada 22 Agustus 2024, Sarmuji ditetapkan sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya dalam kepengurusan Ketua Umum Bahlil Lahadalia untuk periode 2024–2029. Penetapan tersebut berlangsung bersamaan dengan pengumuman susunan kepengurusan Partai Golkar, termasuk pengangkatan Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Ketua Dewan Pembina.[4]

Menteri Perindustrian

[sunting | sunting sumber]

Muhammad Sarmuji dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Perindustrian pada 1 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta, menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita. Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.[5]

Pada 2 Oktober 2026, Sarmuji mengikuti serah terima jabatan Menteri Perindustrian di Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, ia menyatakan akan melanjutkan program strategis kementerian yang telah berjalan serta memperkuat peran sektor manufaktur dalam pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Ia juga menyampaikan rencana memperluas kerja sama dengan pelaku industri dan kementerian terkait.[6]

Pada Oktober 2026, Sarmuji menyampaikan target peningkatan kontribusi sektor manufaktur terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia menjadi sekitar 21–25 persen. Target tersebut merupakan bagian dari arah kebijakan yang ia sampaikan pada awal masa jabatannya sebagai Menteri Perindustrian.[7]

Kehidupan pribadi

[sunting | sunting sumber]

Tinggal di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan dengan istri dan tiga putra. Sarmuji menikah dengan Luluk Maqnuniah.[butuh rujukan]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ↑ Nata Kesuma (2026-10-01). "Profil Muhammad Sarmuji, Menteri Perindustrian Baru dengan Rekam Jejak Panjang di Parlemen". Industry.co.id. Diakses tanggal 2026-10-14.
  2. ↑ "Presiden Prabowo Lantik Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara". Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. 2026-10-01. Diakses tanggal 2026-10-14.
  3. ↑ Farisa, Fitria Chusna. Ika, Aprillia (ed.). "Ini 5 Caleg Golkar Peraih Suara Tertinggi, dari Dedi Mulyadi sampai Alex Noerdin". Kompas.com. Diakses tanggal 2020-04-27.
  4. ↑ Candra Mata (2024-08-22). "Sah! Agus Gumiwang Ketua Dewan Pembina Partai Golkar". Industry.co.id. Diakses tanggal 2026-10-14.
  5. ↑ "Presiden Prabowo Lantik Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara". Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. 2026-10-01. Diakses tanggal 2026-10-14.
  6. ↑ Candra Mata (2026-10-05). "Ini 3 Janji Utama Menperin Sarmuji". Industry.co.id. Diakses tanggal 2026-10-14.
  7. ↑ Ridwan (2026-10-08). "Menperin Sarmuji Bidik Kontribusi Industri Manufaktur Tembus 25 Persen, Ini Strateginya". Industry.co.id. Diakses tanggal 2026-10-14.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Agus Gumiwang Kartasasmita
Menteri Perindustrian Indonesia
2026—sekarang
Petahana