Lompat ke isi

Paus Feliks IV

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Feliks IV
Uskup Roma
Mosaik Felix IV yang telah dipugar di Basilika Santi Cosma e Damiano, Roma
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
12 Juli 526
Akhir masa kepausan
22 September 530
PendahuluYohanes I
PenerusBonifasius II
Informasi pribadi
Lahirc. 489–490
Samnium, Kerajaan Italia Odoacer
Meninggal22 September 530 (umur 40 tahun)
Roma, Kerajaan Ostrogotik
Orang kudus
Hari peringatan30 Januari
Paus lainnya yang bernama Feliks

Paus Feliks IV (489/490 – 22 September 530) adalah uskup Roma dari tanggal 12 Juli 526 hingga kematiannya pada tanggal 22 September 530. Dia adalah kandidat pilihan Raja Ostrogoth Theodoric Agung, yang telah memenjarakan pendahulu Feliks, Yohanes I.

Latar Belakang dan Awal Kehidupan

[sunting | sunting sumber]

Feliks lahir di Samnium, sebuah wilayah di Italia tengah, pada tanggal yang tidak diketahui. Nama keluarganya tidak tercatat dalam sejarah, tetapi ia dikenal sebagai putra seorang diakon. Feliks muda menunjukkan kesalehan yang mendalam sejak usia dini, dan ia kemudian ditahbiskan sebagai imam. Sebelum naik takhta kepausan, Feliks melayani sebagai seorang penasihat rohani yang dihormati di Roma.

Pengangkatan Sebagai Paus

[sunting | sunting sumber]

Feliks IV terpilih sebagai paus pada tahun 526, setelah wafatnya Paus Yohanes I. Pemilihannya dipengaruhi oleh Raja Ostrogoth, Theoderikus yang Agung, yang menguasai Italia pada saat itu. Theoderikus menunjuk Feliks sebagai paus dengan harapan ia dapat menjembatani hubungan antara Gereja di Barat dan Kekaisaran Bizantium di Timur.

Namun, sebelum Feliks dapat diangkat secara resmi, Theoderikus meninggal dunia, dan penerusnya, Athalaric, menjadi raja dengan ibunya, Ratu Amalasuntha, sebagai wali. Situasi politik yang tidak stabil ini memengaruhi awal masa kepemimpinan Feliks sebagai paus.

Kepemimpinan Gereja

[sunting | sunting sumber]

Feliks IV menghadapi tantangan berat, termasuk perselisihan doktrinal yang melibatkan kaum Arian, yang didukung oleh kaum Ostrogoth. Ia berusaha mempertahankan ajaran ortodoks Gereja dengan tegas tetapi tetap menunjukkan sikap bijaksana untuk menjaga perdamaian.

Pendirian Basilika Santo Kosmas dan Damianus

[sunting | sunting sumber]

Salah satu pencapaian besar Paus Feliks IV adalah pendirian Basilika Santo Kosmas dan Damianus di Roma. Gereja ini didirikan dengan memanfaatkan struktur yang ada di Forum Romawi, yakni templum Romuli. Feliks mendedikasikan basilika ini untuk menghormati dua martir besar, Santo Kosmas dan Santo Damianus, yang dikenal sebagai pelindung para dokter dan penyembuh.

Upaya Penyatuan Gereja

[sunting | sunting sumber]

Feliks IV berusaha mendamaikan faksi-faksi yang bertikai dalam Gereja, khususnya antara para pendukung Konsili Kalsedon dan mereka yang menentangnya. Ia menggunakan pendekatan pastoral yang lembut tetapi tetap berpegang teguh pada ajaran Gereja yang benar.

Feliks juga mengeluarkan sejumlah dekret untuk memperkuat disiplin gerejawi, termasuk aturan yang memperjelas peran para uskup dan imam. Ia menekankan pentingnya hidup kudus bagi para pemimpin rohani agar dapat menjadi teladan bagi umat.

Akhir Hidup dan Wafat

[sunting | sunting sumber]

Feliks IV wafat pada 22 September 530 setelah menjabat sebagai paus selama empat tahun. Ia dikebumikan di Basilika Santo Petrus di Vatikan. Sebelum wafatnya, ia menunjuk Bonifasius II sebagai penerusnya, tetapi langkah ini memicu perpecahan, karena beberapa pihak menganggap tindakan tersebut melanggar tradisi pemilihan paus.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
Didahului oleh:
Yohanes I
Paus
526 – 530
Diteruskan oleh:
Bonifasius II

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Kelly, J. N. D. The Oxford Dictionary of Popes. Oxford University Press, 1986.
  2. Richards, Jeffrey. The Popes and the Papacy in the Early Middle Ages: 476–752. Routledge, 2009.
  3. Catholic Encyclopedia. "Pope Felix IV."