Peternakan domba


Peternakan domba adalah peternakan yang secara spesifik berhubungan dengan usaha budi daya domba untuk dimanfaatkan dagingnya (terutama domba muda), wool, dan susu.
Perawatan hewan
[sunting | sunting sumber]Domba dipelihara dalam kawannya di ladang, kandang, kandang terbuka, atau di dalam gudang pertanian.[butuh rujukan] Rambut domba dapat dengan mudah lembap akibat udara yang basah dan berangin. Domba dan kandangnya harus berada dalam kondisi kering selama dua hari sebelum pencukuran wool.[butuh rujukan]
Domba membutuhkan air yang bersih yang mengalir melalui bak penampungan air minum maupun dari kolam.[butuh rujukan] Segera setelah selesai masa menyusui, domba muda diberikan jerami, rumput, dan biji-bijian sebagai makanannya.[butuh rujukan] Domba juga merupakan hewan gembala yang cukup aktif dan sering kali dipelihara secara jelajah bebas untuk mencegah stress yang mampu memengaruhi kualitas wool.[butuh rujukan]
Domba paling nyaman berada pada temperatur iklim sedang, sehingga pengaturan kondisi udara diperlukan di dalam kandang ketika cuaca panas.[butuh rujukan]
Siklus hidup
[sunting | sunting sumber]
Domba betina hamil dalam kurun waktu 5 bulan dan dapat melahirkan antara satu hingga tiga domba dalam sekali melahirkan, dan dapat hamil hingga dua kali dalam setahun.[butuh rujukan] Domba muda disusui selama tiga bulan. Domba mencapai usia kematangan setelah dua tahun dengan berat antara 60–125 kg. Domba dapat hidup hingga usia 12 tahun.[butuh rujukan]
Produksi domba dunia
[sunting | sunting sumber]Produksi daging domba
[sunting | sunting sumber]Tiongkok menempati urutan pertama dalam produksi daging domba, yaitu mencapai 2.050.041 ton pada tahun 2011. Berikut adalah tabel produksi daging domba pada tahun 2011.[1]
| Peringkat | Negara | Produksi (metrik ton) |
|---|---|---|
| 1 | 2.050.041 | |
| 2 | 564.397 | |
| 3 | 464.587 | |
| 4 | 301.000 | |
| 5 | 293.421 | |
| 6 | 253.300 | |
| 7 | 229.640 | |
| 8 | 183.217 | |
| 9 | 170.888 | |
| 10 | 168.107 |
Produksi wol
[sunting | sunting sumber]Sejak tahun 2010, Tiongkok menempati urutan pertama dalam produksi wol mengalahkan Australia yang sudah bertahun-tahun menjadi produsen utama wol dunia. Berikut adalah tabel produksi wol negara-negara di dunia pada tahun 2011:[1]
| Peringkat | Negara | Produksi (metrik ton) |
|---|---|---|
| 1 | 393.072 | |
| 2 | 368.330 | |
| 3 | 165.800 | |
| 4 | 67.000 | |
| 5 | 60.000 | |
| 6 | 55.300 | |
| 7 | 54.000 | |
| 8 | 52.575 | |
| 9 | 46.586 | |
| 10 | 43.000 |
Domba lokal Indonesia
[sunting | sunting sumber]Domba lokal indonesia yaitu: Domba Ekor Gemuk (Jawa Timur dan Madura), Domba Ekor Tipis (Jawa Barat dan Sumatra), Domba Priangan (Garut), dan Domba Donggala (Kab. Donggala).[2]
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 FAO stat
- ↑ Salamena, Rajab (Oktober 2018). "DOMBA KISAR SEBAGAI PLASMA NUTFAH LOKAL DI MALUKU". Agrinimal. 6 (1): 12–17.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- Accelerated lambing can work - Farmnews, NZ Diarsipkan 2008-10-16 di Wayback Machine
- "Breeds of Livestock - Sheep: (Ovis aries)". Oklahoma State University. Diakses tanggal 2006-08-02.
- Sheep di Curlie (dari DMOZ)
- Genetic origins of domestic sheep Diarsipkan 2006-08-24 di Wayback Machine
- Sheep farming in New Zealand Diarsipkan 2008-12-22 di Wayback Machine