Lompat ke isi

Leces, Probolinggo

Leces
Bekas Pabrik Kertas Leces (2025)
Bekas Pabrik Kertas Leces (2025)
Koordinat: 7°51′27″S 113°13′40″E / 7.8575°S 113.2278°E / -7.8575; 113.2278
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenProbolinggo
Pemerintahan
  CamatMuhammad Sigit Pujotomo, S.Pi., M.Sc.
Populasi
 (2025)
  Total59.117 jiwa
Kode pos
67273
Kode Kemendagri35.13.05 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3513050 Suntingan nilai di Wikidata
Luas36,81 km²
Desa/kelurahan10
Peta interaktif
Peta

Leces adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Leces memiliki lokasi strategis karena diapit oleh Kota Probolinggo di utara dan Kabupaten Lumajang di selatan yang dihubungkan oleh jalan nasional.[1] Di tepi jalur tersebut terdapat pusat kecamatan Leces yang ramai serta dilengkapi infrastruktur seperti Pasar Leces, masjid besar, dan Stasiun Leces. Selain itu, di pusat kecamatan juga terdapat Exit Tol Probolinggo Timur di Jalan Tol Pasuruan–Probolinggo.[2]

Leces dikenal sebagai lokasi pabrik kertas raksasa yaitu PT Kertas Leces. Pabrik ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda dan sekarang berstatus BUMN. PT Kertas Leces memanfaatkan bahan baku berupa ampas tebu dari berbagai pabrik gula yang ada di Probolinggo dan sekitarnya. Sayangnya pabrik ini mengalami kebangkrutan dan akhirnya resmi dibubarkan pada tahun 2023.[3][4]

Peta administrasi Kecamatan Leces

Leces adalah kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang diapit oleh Kota Probolinggo di utara dan Kabupaten Lumajang di selatan. Jalan nasional melintasi Leces dari utara di Desa Warujinggo hingga ke selatan di Desa Malasan Kulon. Wilayah Kecamatan Leces berupa dataran rendah yang didominasi areal pertanian jagung dan tebu.

Batas wilayah Kecamatan Leces adalah sebagai berikut:[5]

Utara Kota Probolinggo (Kecamatan Wonoasih)
Timur Kecamatan Tegalsiwalan
Selatan Kabupaten Lumajang (Kecamatan Ranuyoso)
Barat Kecamatan Bantaran
Pabrik kertas Leces di zaman kolonial

Pabrik Kertas Leces dibangun pada masa kolonial Belanda, tepatnya di tahun 1939 dengan nama N.V. Papierfabriek Letjes. Pabrik ini merupakan pabrik kertas kedua di Indonesia setelah pabrik kertas di Padalarang, Jawa Barat. Pabrik ini dibangun dengan memanfaatkan bahan baku yang melimpah di sekitar pabrik seperti jerami hingga ampas tebu yang didapatkan dari pabrik gula di Probolinggo dan sekitarnya. Setelah Indonesia merdeka, pabrik setempat bertransformasi menjadi Perusahaan Negara (PN) Kertas Letjes. Pabrik kertas Leces kian berjaya. Bahkan, menjadi tumpuan perekonomian di Indonesia. Awal mula keruntuhan pabrik ini terjadi saat Indonesia harus menghadapi krisis moneter pada tahun 1997. Kemudian pabrik ini resmi dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Surabaya pada tahun 2018, dan akhirnya resmi dibubarkan pada tahun 2023.[3]

Daftar desa dan dusun

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Leces terdiri dari 10 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan. Pada tahun 1992, tiga desa di selatan Leces menjadi bagian dari kecamatan baru bernama Tegalsiwalan yaitu Desa Malasan Wetan, Gunung Bekel, dan Tegalsono.[6]

Desa dan dusun yang ada di Kecamatan Leces sekarang yakni sebagai berikut:

No. Nama Kelurahan / Desa Nama Dusun atau Dukuh Ref
1 Clarak Krajan 1, Krajan 2, Karang Anyar, Karang Tengah [5]
2 Jorongan Krajan 1, Krajan 2, Campuran, Gili Pasar, Jawaan [5]
3 Kerpangan Krajan, Kerpangan Selatan, Kyai Hasan, Laok Lorong, Masjid, Paras [5]
4 Leces Krajan, Dukbulu, Gentengan, Gulgulan, Kolla, Leces Permai [5]
5 Malasan Kulon Krajan, Curah Watu, Embong Cangka, Gunung Malang [5]
6 Pondokwuluh Krajan, Beruh, Bringin, Kedung, Ko'ong, Moloran, Monder, Ra'as [5]
7 Sumberkedawung Krajan, Kedungminian, Plerenan, Rowo, Sempol, Sumberan [5]
8 Tigasan Kulon Krajan, Buntes, Curah Windu, Deggedeg, Gonggo [5]
9 Tigasan Wetan Krajan, Curah Watu, Drandang, Gonggo, Gunung Dami, Pandansari, Pasar Arah [5]
10 Warujinggo Krajan, Darungan, Triwung [5]

Tempat terkenal

[sunting | sunting sumber]
Stasiun Leces
Pabrik kertas Leces tahun 2021 (bangunan di foto telah dibongkar)
  • Pasar Leces
  • PT Kertas Leces
  • Stasiun Leces - stasiun kecil yang tidak melayani naik turun penumpang
  • Terminal Jorongan - terminal kecil yang hanya diperuntukkan untuk angdes dan MPU
  • Exit Tol Probolinggo Timur
  • Masjid Arrahmah Leces - masjid besar di tepi jalan nasional
  • Puskesmas Leces
  • Puskesmas Jorongan

Pariwisata

[sunting | sunting sumber]
  • Ayu Rezeki Park - wisata pemandian
  • Mata air Rawa Tirta[7]
  • Bukit Dami
  • Warung Sari Rawon
  • Warung Prasmanan Melati Indah Mbak Sri
  • Depot Sate Cempe

Pendidikan

[sunting | sunting sumber]

Pendidikan merupakan salah satu sarana kebutuhan dasar bagi masyarakat, berbagai instansi pendidikan unggul berdiri di kecamatan ini seperti SMP Negeri 1 Leces dan SMA Negeri 1 Leces. Selain itu, terdapat Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan Keluarga Kertas Leces (YPKK) yang menaungi SD Taruna Dra Zulaeha, SMP Taruna Dra. Zulaeha, dan SMA Taruna Dra. Zulaeha. Pada umumnya, sekolah tersebut menjadi pilihan utama masyarakat Leces. Kecamatan Leces juga memiliki 1 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dibawah naungan YPKK yaitu Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Taruna Probolinggo. Berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi berikut ini daftar instansi pendidikan di Kecamatan Leces.[butuh rujukan]

Sekolah Dasar

[sunting | sunting sumber]
  • SD Negeri Clarak
  • SD Negeri Jorongan 1
  • SD Negeri Jorongan 2
  • SD Negeri Jorongan 4
  • SD Negeri Kerpangan 1
  • SD Negeri Kerpangan 2
  • SD Negeri Leces 1
  • SD Negeri Leces 3
  • SD Negeri Malasan Kulon 1
  • SD Negeri Malasan Kulon 2
  • SD Negeri Pondok Wuluh 1
  • SD Negeri Sumberkedawung 1
  • SD Negeri Sumberkedawung 2
  • SD Negeri Sumberkedawung 3
  • SD Negeri Sumberkedawung 4
  • SD Negeri Sumberkedawung 5
  • SD Negeri Tigasan Kulon 1
  • SD Negeri Tigasan Kulon 2
  • SD Negeri Tigasan Kulon 4
  • SD Negeri Tigasan Wetan 1
  • SD Negeri Tigasan Wetan 2
  • SD Negeri Tigasan Wetan 3
  • SD Negeri Tigasan Wetan 4
  • SD Negeri Warujinggo 1
  • SD Negeri Warujinggo 2
  • SD Taruna Dra. Zulaeha
  • SD Islam Terpadu Al Amri
  • SD Islam Terpadu Alam Permata
  • SD Islam Miftahul Ulum
  • SD Islam Leces
  • SD Islam Al Barokah Leces
  • SD Al Amin

Sekolah Menengah Pertama

[sunting | sunting sumber]
  • SMP Negeri 1 Leces
  • SMP Negeri 2 Leces
  • SMP Taruna Dra. Zulaeha
  • SMP Islam Terpadu Al Amri
  • SMP Islam Al Barokah
  • SMP Islam Darul Ulum
  • SMP Islam Miftahul Ulum
  • SMP Nurus Sahid
  • SMP Progresif Khairo Ummah
  • SMP Darul Ulum
  • SMP Islam Terpadu Alam Permata

Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah

[sunting | sunting sumber]
  • SMA Negeri 1 Leces
  • SMA Taruna Dra Zulaeha
  • SMA Islam Zainul Hikam
  • SMA IT Al Amri
  • SMK Al Falah
  • SMK Hidayatul Islam
  • SMK Nurus Sahid
  • MA AL-Khoiriyah
  • MA Hikmatul Ulum
  • MA Nurur Rahmah
  • MA Sullamul Hidayah
  • MA Thoyyib Hasyim

Perguruan Tinggi

[sunting | sunting sumber]
  • Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Taruna Probolinggo

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Muhammad Iqbal, ed. (2023-05-18). "Jalan Nasional Probolinggo-Lumajang Dilebarkan, Thoriq: Yang Jadi Kendala Leces-Malasan". TIMES INDONESIA.
  2. Ahmad Faisol (2019-04-10). "Diresmikan Jokowi, Tol Pasuruan-Probolinggo Gratis Selama Sepekan". KOMPAS.
  3. 1 2 Fahreza Nuraga, ed. (2024-12-08). "Mengenang Kejayaan PT Kertas Leces, Salah Satu Pabrik Kertas Terbesar di Asia yang Berakhir Memprihatinkan". RADAR BROMO.
  4. M Fakhriansyah (2023-02-23). "Sejarah Kertas Leces: Lama Mati Suri, Lalu Dibubarkan Jokowi". CNBC INDONESIA.
  5. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Kabupaten Probolinggo Dalam Angka 2026. BPS Kabupaten Probolinggo. 2026-02-27.
  6. PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 1992 TENTANG PEMBENTUKAN 18 (DELAPAN BELAS) KECAMATAN DI WILAYAH KABUPATEN-KABUPATEN DAERAH TINGKAT II BLITAR, LUMAJANG, SITUBONDO, LAMONGAN, PROBOLINGGO MALANG, BOJONEGORO, DAN KOTAMADYA DAERAH TINGKAT II SURABAYA DALAM WILAYAH PROPINSI DAERAH TINGKAT I JAWA TIMUR (PDF).
  7. Jawanto Arifin (2021-01-01). "Rawa Tirta Leces; Dulu Hanya Spot Mancing, Kini Dilengkapi Kano". RADAR BROMO.